Tampilkan postingan dengan label Kerjaanku: Penjaga Kata-Kata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kerjaanku: Penjaga Kata-Kata. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Juni 2013

KKPK : Ashilla Resto

doc. pribadi

Novel KKPK hasil editanku yang kedua (masih bersama Kang Dadan Ramadhan). Ditulis oleh Nada Laila Ayunindya atau Ninda (11 th). Ilustrator: Heindry Kurniawan.
Perubahan yang paling signifikan hanya pada pemilihan lagu yang digunakan agar sesuai dengan usia pembaca. Tentu saja atas izin penulisnya. Meskipun mungkin kita berasumsi bahwa penulis anak-anak cenderung menuruti editor, tetapi bagi saya menghargai mereka dengan meminta izin layak dilakukan.

Rabu, 01 Mei 2013

KKPK: My Friend My Trouble


doc. pribadi

 Judul : My Friend My Trouble
Penulis: Kinta (12 thn)
Editor: Dadan Ramadhan dan Rini
Ilustr. sampul: Asep Vess
Ilust. isi: Dadang Rahmat
Desain sampul dan isi: Iwan Yuswandi
Proofreader: Reza Sukma N dan Ikhmah Umaida
Penerbit Dar!Mizan
Cet I - 2013

Buku pertama hasil editan saya (di bawah bimbingan Kang Rama) yang akhirnya terbit. Banyak cerita yang mengiringi saat mengedit. Biasanya saya mengedit buku anak yang ditulis oleh orang dewasa. Ternyata memang ada perbedaan signifikan mengedit tulisan anak-anak. Kalau orang bilang mengedit tulisan anak itu gampang, itu sungguh salah besar. Ada beberapa poin yang membuat editor harus mengernyit saat mengedit. Pertama, logika anak-anak tidak sama dengan orang dewasa. Editor harus memahami hal ini.
Kedua, imajinasi anak, sungguh menakjubkan, hingga kadang membuat editor seumuran saya harus ikut masuk dalam imajinasi mereka, mengenang masa kecil kita sendiri. Nah, saat kultur dan kehidupan sosial serta tren sangat jauh berbeda, editor harus mencari cara pendekatan lain. Paling gampang ya membaca buku-buku sejenis, sekilas melihat tren anak di televisi, atau mengintip akun para penulis cilik dan cara mereka berinteraksi.
Ketiga, kejelian dan kepekaan terhadap apa yang patut dan tidak bagi anak-anak. Editor (saya) harus peka terhadap penggunaan kata, misalnya kata sapaan terhadap orang yang lebih tua, guru, dan sebagainya, karena kadang anak-anak sekarang "keseleo" menulis sapaan.

Terus terang saya cukup terkejut dengan ide Kinta dalam novelnya. Tema persahabatan mungkin sudah banyak diangkat, tetapi bagaimana Kinta meliuk-liukkan cerita, itu yang menarik. Menulis sepanjang 45-an halaman juga bukan hal yang mudah, bahkan bagi orang dewasa. Butuh kesabaran, ketekunan, dan semangat. Jadi, selamat buat Kinta untuk buku ke-4 nya. Semoga dia terus konsisten menulis dan konsisten memperbaiki kualitas karyanya.

Jumat, 03 Juni 2011

Agar Orang Biasa Bisa Masuk Surga


Judul aslinya "Mukhtashar Minhajul Qashidin", Ringkasan Minhajul Qashidin.
Temanya tidak terlalu sulit untuk saya pahami, sehingga proses editing berjalan lancar. Di tengah-tengah proses mengedit, saya sering terhenyak, tersentuh oleh penjelasan Ibnu Qudamah, sang penulis kitab ini. Betapa sebenarnya jalan untuk ke surga itu banyak dan mudah. Tinggal kemauan kita, kuat atau lemah.
Seperti biasa, judul yang eye catching menjadi pertimbangan utama, karena telah banyak penerbit yang juga telah mengeluarkan kitab ini. Meski mungkin penjualannya lambat, tetapi buku seperti ini tergolong dalam buku everlasting, selalu dibutuhkan, pelan tapi berjalan.
Setelah berdiskusi panjang dengan tim redaksi dan 'memaksa' saya mengorek kembali ingatan tentang kalimat yang paling menarik atau menyentuh dari isi kitab ini, akhirnya ketemu dan disepakatilah judul "Agar Orang Biasa Bisa Masuk Surga".
Kebetulan penerbit kami sebelumnya telah memiliki buku dengan judul yang diawali kata "Agar".
FYI: mencari judul yang menarik memiliki tantangan dan seni tersendiri!

Selasa, 03 Mei 2011

Livor Mortis

Tantangan seorang editor adalah harus mengetahui kosakata dan istilah dari berbagai disiplin ilmu. Nah kali ini saya ditantang untuk mengetahui istilah-istilah dalam dunia medis. Meskipun tidak banyak --karena ini novel, bukan jurnal kesehatan--tapi saya tetap harus seakurat mungkin menulis istilah yang dipakai dalam novel yang judulnya sangat berbau "medis" ini.
Novel yang sarat dengan kritik sosial yang diramu dengan sedikit kisah romantis antarperawat, juga dokter ini sangat menarik. Mungkin, jika patut disayangkan adalah tampilan covernya. Kurang manis, dan sangat medis!

The Fahriholic (Serial Sayembara Mencari Cinta)

Terbiasa menyunting buku-buku serius, beberapa kali harus mengernyitkan muka saat membaca naskah yang memakai gaya bahasa remaja dan kosakata gaul ini. Untunglah setiap hari saya bisa berkomunikasi dengan penulisnya 'Deasylawati P' --iyalah, secara dia roomate di tempat kerja.
Dari penulis yang bertampang serius tapi tulisannya ... gokil abis ini, saya yang notabene sudah berumur kadaluwarso dipaksa kembali meremaja dan gaul.
Mengedit buku bergenre remaja gaul ini adalah pengalaman pertama saya. Sebelumnya pernah juga menangani novel, tapi novel serius.
Ketika saya mengedit sambil tertawa terkikik-kikik, penulisnya langsung berkomentar, "Horeee ... aku berhasil membuat editor tertawa."
Artinya, penulis yakin pembacanya tak kalah ngakak dari editornya saat membaca. Yupz, mari kita buktikan bersama, ya!

Jumat, 29 April 2011

Tentang Penjaga Kata-Kata

Maksudnya ...
Adalah pekerjaan saya yang tak lain dan tak bukan bertugas menjaga kata-kata, hingga yang sekecil-kecilnya yaitu huruf dan tanda baca agar tepat di tempatnya, tidak kurang tidak lebih. Efektif dan efisien. Enak dibaca dan mudah dimengerti. Bahkan pekerjaan ini pun menuntut saya turut menentukan apakah font yang cocok untuk buku ini atau buku itu, cover yang keren, hingga tampilan keseluruhan.
Berkutat dengan huruf-huruf, kertas-kertas, layar monitor, rasanya bisa bermacam-macam. Semua pekerjaan memang begitu, ya? Ini yang saya rasakan saat bekerja:
Bosaaaan ...
Kadang-kadang (sst ... kalau bilang sering bisa-bisa aku dibebastugaskan! Wahaha ...), apalagi jika tema naskah sangat tidak menarik minat saya, secara saya sebenarnya menyukai hampir semua genre buku. (O ya? ;) ).
Menyenangkaaaaannn ... saat menemukan naskah yang banyak ilmu atau kocak (novel remaja), tragis yang bikin ati teriris-iris, atau romantis yang bikin ati berdesir dan jatuh cinta pada tokohnya (Walla ...!)
Lebih menyenangkan dan bangga ... saat mengedit tulisan penulis terkenal (memang ada penulis enggak dikenal? Yang bener aja!), penulis idola, juga penulis lain yang akhirnya menambah jumlah teman di FB! (alasan yang sangat narsis).
Sediiii .. hhhh ... merasa bodoh ... ceroboh ....
Saat terjadi kesalahan atau setelah baca ulang buku yang sudah terbit, ternyata "Loh, kok kayak gini? Loh, kok ini begini? Yaelah ... slip of eye!" Apalagi kalau ada penulis marah-marah, protes, entah karena covernya kurang sreg, fontnya kurang besar, kebesaran, terlalu renggang! Ribet euy! Akhirnya diri ini hanya bisa berkata dalam hati: N I P 'Nobody is Perfect' laaahhh! Bukan begitu?
Nah ujung-ujungnya selalu ingat kalimat paling populer tentang editor:

"EDITOR adalah orang pertama yang diingat saat terjadi KESALAHAN, sebaliknya orang yang terakhir diingat saat buku mengalami KESUKSESAN!"
Oh ....

*tapi orang pertama yang dapat duitnya* 

Banyak terjadi pemangkasan dari naskah asli, karena beberapa kisah yang ditulis (diterjemahkan) adalah kisah-kisah israiliyyat yang ... agak lebay (wallahu a'lam).
Karena itu, di dalam buku ini diberi kata pengantar oleh Ustadz Muinuddinilah tentang pengetian kisah israiliyyat. Ada sebagian kisah israiliyyat yang mengandung hikmah dan kita diperbolehkan mengambil pelajaran darinya.

Khotbah Lengkap 1 Tahun


Kesulitan yang muncul saat mengedit adalah memutuskan apakah setiap kalimat pembuka dan penutup khotbah dalam setiap tema dicantumkan (karena beberapa pembuka dan penutup khotbah isinya sama) atau tidak.
Akhirnya setelah kesepakatan dengan tim, diputuskan untuk mengelompokkan macam-macam pembuka khotbah pada awal bab dan berbagai penutup khotbah di akhir bab.

Kamis, 28 April 2011

Quantum Kebahagiaan


Gaya penulisan yang enak dan mengalir membuat saya tak terlalu mengalami kesulitan dalam melakukan penyuntingan, kecuali beberapa bab yang harus dirapikan kembali karena belum urut dan adanya beberapa tambahan dari penulis. Domisili penulis yang di dalam kota, membuat komunikasi berlangsung dengan lancar.
Membacanya mendatangkan ketenangan dan kesejukan, yang sangat terwakili dengan desain covernya.

Ulumul Qur'an 1-2



Naskah pertama yang diberikan untuk saya edit, setelah beberapa tahun menjadi pekerja lepas di beberapa penerbit.
Kesulitan sangat terasa, karena saya harus mencocokkan naskah asli dengan hasil terjemahan. Dengan dipandu seorang Ustadz (yang sekaligus menjadi pimpinan perusahaan), akhirnya saya dapat menyelesaikan pekerjaan ini.
Keuntungan dari seorang editor adalah selain dalam urusan finansial, tentu saja ilmu baru yang sangat mengesankan sungguh sangat membahagiakan!

Berdasarkan pertimbangan ketebalan juga harga, maka kitab ini dicetak dalam 2 jilid.